Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Baik dan Benar + Format Lengkap
Surat lamaran kerja menjadi salah satu dokumen penting ketika seseorang ingin melamar pekerjaan. Meskipun saat ini banyak perusahaan menerima lamaran melalui email atau formulir online, beberapa perusahaan masih meminta calon karyawan membuat surat lamaran kerja secara tulis tangan.
Surat lamaran kerja tulis tangan biasanya dibuat di atas kertas folio bergaris atau kertas HVS sesuai dengan ketentuan perusahaan. Selain isi surat, kerapian tulisan, susunan kalimat, serta kelengkapan informasi juga perlu diperhatikan karena dapat menjadi bagian dari penilaian awal pihak perekrut.
Apa Itu Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan?
Surat lamaran kerja tulis tangan adalah surat permohonan kerja yang dibuat langsung menggunakan tulisan tangan oleh pelamar. Isi surat pada dasarnya sama dengan surat lamaran kerja pada umumnya, tetapi seluruh bagian surat ditulis secara manual.
Cara ini masih digunakan oleh sejumlah perusahaan karena dapat memberikan gambaran mengenai ketelitian dan kesungguhan pelamar. Oleh sebab itu, sebaiknya surat dibuat dengan tulisan yang mudah dibaca dan tidak terburu-buru.
Bagian yang Perlu Dicantumkan
Sebelum membuat surat lamaran kerja tulis tangan, pastikan beberapa informasi berikut sudah tersedia:
Kota dan tanggal pembuatan surat
Tujuan surat
Salam pembuka
Sumber informasi lowongan
Posisi yang ingin dilamar
Identitas singkat pelamar
Pendidikan dan pengalaman yang relevan
Daftar dokumen pendukung
Kalimat penutup
Nama lengkap dan tanda tangan
Tidak semua informasi pribadi harus ditulis secara berlebihan. Pilih informasi yang memang berkaitan dengan posisi yang dituju agar surat tetap ringkas dan mudah dipahami.
1. Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan untuk Lulusan SMA/SMK
2. Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Fresh Graduate sebagai Staff Administrasi
4. Contoh Surat Lamaran Kerja Tulisan tangan sebagai Kasir
4. Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan untuk lamaran ke Pabrik
5. Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan sebagai Pramuniaga Toko
6. Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan sebagai Waiter
Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan
Membuat surat dengan tulisan tangan memang membutuhkan perhatian lebih dibandingkan mengetiknya menggunakan komputer. Kesalahan kecil juga sebaiknya dihindari agar surat terlihat rapi.
1. Gunakan kertas yang bersih
Gunakan kertas sesuai persyaratan perusahaan. Hindari kertas yang kusut, terkena noda, atau memiliki bekas lipatan yang tidak diperlukan.
2. Pastikan tulisan mudah dibaca
Tidak harus memiliki tulisan yang sangat bagus. Hal terpenting adalah setiap kata dapat dibaca dengan jelas. Gunakan ukuran tulisan yang relatif konsisten dari awal sampai akhir.
3. Gunakan tinta yang sesuai
Pena tinta hitam atau biru biasanya menjadi pilihan yang aman. Namun, jika perusahaan memberikan ketentuan khusus, ikuti aturan tersebut.
4. Hindari terlalu banyak coretan
Sebelum menulis di kertas yang akan dikirim, buatlah konsep terlebih dahulu. Dengan begitu, kemungkinan terjadi kesalahan saat menulis dapat dikurangi.
5. Sesuaikan isi dengan pekerjaan
Jangan menggunakan surat yang sama untuk semua lowongan. Sebutkan posisi yang benar-benar ingin dilamar dan masukkan kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut.
6. Periksa kembali sebelum dikirim
Baca ulang seluruh surat. Perhatikan nama perusahaan, posisi yang dilamar, tanggal, nomor identitas jika dicantumkan, serta dokumen yang dilampirkan.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
Beberapa kesalahan sederhana dapat membuat surat lamaran terlihat kurang profesional. Misalnya, salah menulis nama perusahaan, menggunakan salam pembuka yang tidak sesuai, membuat paragraf terlalu panjang, atau mencantumkan informasi yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.
Kesalahan penulisan juga sebaiknya diperhatikan. Jika terdapat kesalahan yang cukup besar, lebih baik menulis ulang surat daripada mengirimkan surat yang penuh coretan atau koreksi.
Penutup
Surat lamaran kerja tulis tangan tidak harus menggunakan bahasa yang rumit. Justru, kalimat yang sederhana, sopan, dan langsung menjelaskan tujuan lamaran akan lebih mudah dipahami oleh perekrut.
Gunakan contoh di atas sebagai referensi, kemudian sesuaikan nama perusahaan, posisi, pendidikan, pengalaman, dan dokumen pendukung dengan kondisi sebenarnya. Dengan begitu, surat lamaran akan terasa lebih relevan dan tidak sekadar menggunakan contoh yang sama untuk setiap lowongan pekerjaan.







Ruang Diskusi & Komentar